• Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

    Bergabunglah dengan 6 pengikut lainnya.

  • Kategori

Kesadaran Masyarakat Untuk Berkonstitusi Sudah Tinggi

Pengendalian diri merupakan salah satu pengamaian “Eka Prasetya Panca Karsa” yang harus dibudayakan ke dalam segala segi kehidupan masyarakat untuk bisa menciptakan keserasian dan arah yang sama dalam mensukseskan pelaksanaan pembangunan.

Pangdam XVI /Udayana, Brigjen TNI Dading Kalbuadi menandaskan hal itu dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kasdam XVI /Udayana, Mayor Infantri Soetahan M. dalam upacara Apel Paripurna 17 Agustus 1980 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar.

Dasawarsa 1980-an ini merupakan peralihan generasi berbarengan dengan proses regenerasi tatanan nilai-nilai normatif kehidupan bangsa menuju masyarakat Pancasila demi pembangunan nasional yang berkesinambungan.

Prospek pemantapan perkembangan masyarakat regional ASEAN dalam proses hubungan antar bangsa yang menumbuhkan landasan-landasan baru dibidang politik, sosial, budaya dan hankam wajib untuk dipertahankan.Mengemban tugas nasional ini, menurut Dading Kalbuadi, dihadapkan pada berbagai ancaman dan hambatan baik situasi internasional maupun didalam negeri sendiri.

Ancaman di dalam negeri sendiri, katanya menambahkan, kini masih ada golongan-golongan tertentu yang dgn kegiatan-kegiatannya telah mengakibatkan ketegangan stabilitas nasional maupun daerah.

Dikatakannya, berkali-kali warga masyarakat datang mengadukan nasibnya ke Kelembaga Perwakilan membawa problema-problema baru dlm tata kehidupan konstitusi negara Indonesia. Ini berarti kesadaran dan tanggung jawab warga masyarakat untuk berkonstitusi sudah tinggi, yang perlu dipupuk dan diarahkan agar tidak menjurus ke hal-hal yang negatif.

“Apabila setiap warga masyarakat bertanggung jawab dan dapat memelihara stabilitas nasional, Wilayah Nusa Tenggara termasuk Bali khususnya dan Indonesia umumnya keamanan dan ketertiban daerah tetap terjamin”, ujar Pangdam.Diharapkannya agar setiap warga masyarakat mampu mengendalikan diri untuk tidak berbuat sendiri-sendiri tanpa memperhatikan kepentingan bersama.

 

DISIPLIN SOSIAL.

Pangdam mengungkapkan, di daerah Bali terutama di kota Denpasar akhir-akhir ini sering terjadi beberapa hal mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat yang menunjukkan gejala menurunnya disiplin sosial dan nasional

Jalan yang harus ditempuh untuk dapat menyelesaikan segala persoalan tersebut, semua pihak harus dapat memahami kesulitan masing2 apalagi kalau penanganannya dilandasi dengan sikap tenggang rasa dan tanggung jawab yang besar atas stabilitas baik wilayah maupun nasional.

Salah satu masalah yang perlu waspadai, menurut Pangdam, adanya gejala-gejala meningkatnya kenakalan remaja, adanya kasus ancaman 1 dari murid terhadap guru, pelanggaran lalu lintas dan perkelahian antar pemuda serta lain-lainnya. (Pring).

 

 

 

 

Gubernur Bali, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra paling kiri berjejer bersama anggota Muspida Tingkat I Bali dan Tingkat II Badung dalam upacara Apel Paripurna 17 Agustus 1980 di Lapangan Puputan Badung. ( Foto : Pring ).


 

About these ads

silahkan tinggalkan pesan anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: