• Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

    Bergabunglah dengan 8 pengikut lainnya

  • Kategori

  • Pos-pos Terbaru

Dua Menteri dan Seorang Dirjen Saksikan Parade Kesenian

MINGGU, 15 JUNI 1980

Menteri P dan K, Daoed Yoesoep, Menko Kesra Surono Dirjen pariwisata, Achmad Tirtosudiro didampingi Muspida Tingkat Satu Bali, Selasa 10 Juni baru lalu menyaksikan pawai peragaan 30 jenis tarian tradisional Bali, didepan kantor Gubernuran Denpasar. Masing-masing jenis tarian tersebut melakukan demonstrasi menunjukkan kebolehannya serta kekhasannya dihadapan dua menteri, seorang Dirjen dan ribuan masyarakat yang kemudian dilanjutkan dengan pawai keliling kota Denpasar. Penampilan acara kesenian Bali itu mendapat sambutan hangat dan meriah dari masyarakat sehingga jalan-jalan diseputar kota- Denpasar penuh sesak. Peragaan tarian-tarian tradisional tersebut diawali dengan drumband Kodam XVI Udayana, diakhiri drumband Korsik Kodak XI Nusra. Selain tarian tradisional Bali juga ada peragaan berbagi buah-buahan yang dibuat seperti binatang gajah, singa, kijang, gunung, berbagai jenis burung , menggambarkan alam Bali yang makmur. Tiap tarian tradisioanl diiringi gong bertalu-talu memeriahkan gerakan tarian-tarian yang dihidangkan. Ribuan wisatawan asing ikut menyaksikan pawai tersebut yang berlangsung lebih kurang tiga jam, diantara mereka ada yang mengambil kesempatan untuk mengabadikannya lewat lensa foto dan movi film.

KESAN MENTERI

Menteri P dan K, Daoed Yoesoep atas pertanyaan mengatakan, ia merasa puas menyaksikan parade kesenian tradisional itu. Ia menilai Bali mempunyai daya tarik wisatawan luar biasa, karena dengan tarian tradisonalyang disaksikannya itu dirasakan cukup mengembirakan. Menteri berharap supaya teknis tarian tradisional jangan sampai punah, karena merupakan salah satu sarana yang menunjang kepariwisataan di daerah ini. Menko Kesra atas pertanyaan mengomentari parade kesenian tersebut menyatakan, merasa kagum karena menurut penilaiannya kekhasan Bali betul-betul lain dari yang lain. ” Tidak heran kalau Bali bisa menarik wisatawan terbanyak dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia”, kata Surono. Achmad Tirtosudiro menilai kesenian Bali “lain dari yang lain” dalam arti daya tariknya dibandinkgkan dengan jenis2 kesenian di daerah lain di Indonesia. Dia menambahkan, sedapatnya jenis kesenian Bali ini dikembangkan seperti jenis tarian Bali yang sudah lama dikenalnya seperti tari kecak, tari panyembrama, tari pendet margapati, tamulilingan, oleg, maka Bali akan kebanjiran wisatawan, baik asing maupun domestik. Untuk mempopulerkan jenis tarian tradisonal ini, Tirtosudiro berpendapat supaya promosinya digalakkan dan ditingkatkan sampai keluar negeri. Langkah-langkah yang akan diambil untuk dapat wisatawan asing lebih lama tinggal di Indonesia, kesenian di daerah-daerah lain pembinaannya harus lebih ditingkatkan. Seni tari merupakan salah satu sarana yang cukup baik untuk dapat menjadikan wisatawan tinggal lebih lama di Indonesia. Apabila sarana ini dimantapkan untuk seluruh daerah bukan saja dapat mencapai sejuta wisatawan sesuai dengan harapan akhir Pelita Tiga, tetapi yang penting mereka dapat lebih lam tinggal di Bali dan di daerah-daerah lainnya. Gubernur Bali Ida Bagus Mantra terkesan dengan jenis “tarian burung gagak” yang ikut dalam parade tersebut karena hanya baru kali ini diturunkan oleh masyarakat kabupaten Buleleng. Gubernur Mantra mengatakan, tarian burung gagak ini akan ditingkatkan pembinaannya disamping jenis tarian tradisional lainnya.(Pring)

Berbagai atraksi kesenian daerah yang ditampilkan setiap kabupaten dalam pawai kesenian yang berlangsung tgl. 10/6 al. Buaya Jembrana dari buah-buahan cukup mendapat sambutan meriah masyarakat pengunjung: (Foto : John Wiranata)

silahkan tinggalkan pesan anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: