• Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

    Bergabunglah dengan 8 pengikut lainnya

  • Kategori

  • Pos-pos Terbaru

BPU Serahkan Paket Kredit Mini Sebanyak Rp 28.765. 000,-

Pada umumnya, masyarakat petani yang mengalami musim panas yang berkepanjangan merasa susah karena tanaman tanaman yang diharapkan untuk kepentingan hidupnya menjadi mati.

Tetapi bagi para pengerajin/pengusaha genteng khususnya di Desa Pejaten yang 95% dari 3.405 orang jumlah penduduknya menekuni pekerjaan sebagai pengusaha genteng, menganggap musim panas itu lebih baik daripada musim hujan, karena gentengnya bisa cepat kering.

Bupati Tabanan, Sugianto mengemukakan hal itu ketika memberikan sambutan pada upacara penyerahan paket kredit mini kepada pengerajin di desa itu, Sabtu siang bertempat di Balai Wantilan Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Lebih jauh ia menandaskan, dengan kredit yang diperoleh masyarakat pengerajin tersebut tentu akan dapat meningkatkan produksi gentengnya sehingga tanah-tanah sebagai bahan baku cenderung akan cepat habis.

Kalau tanah sudah habis, kemana kalian akan pergi ?, ujar Bupati Tabanan dengan tegas.

Pada hal pandangan masyarakat belum sampai sejauh itu, sehingga mereka berani mohon kredit untuk usaha peningkatan produksi.

Atas dasar potensi yang ada di Desa Pejaten tersebut, BPU bekerjasama dengan Tim Peneliti dari Fakultas Ekonomi Universitas Udayana Denpasar guna menganalisa secara ekonomis potensi tersebut.

BPU tidak memerlukan waktu panjang untuk memutuskan pengeluaran kreditnya sebanyak Rp.28.765.000,-, hanya berselang dua minggu saja.

Kredit sejumlah tersebut Sabtu siang diserahkan secara langsung oleh BPU kepada para nasabah sebanyak 523 orang tergabung dalam 9 kelompok, sedangkan sebelumnya kredit tersebut diserahkan oleh Bupati secara simbolis kepada pimpinan-pimpinan kelompok disaksikan Pimpinan Bank Indonesia Cabang Denpasar, Sugiono SE, Muspida tingkat II Tabanan dan beberapa undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Pimpinan Bank Indonesia Cabang Denpasar, Sugiono SE dalam sambutannya antara lain mengatakan, kredit dari Bank hanya sebagian saja dari berbagai jalan untuk menunjang suksesnya pembangunan perekonomian masyarakat.

Sehubungan dengan hal itu, ia mengharapkan supaya didalam melaksanakan tugas pembangunan selalu melibatkan semua pihak dengan landasan kerjasama yang berkesinambungan.

Pada kesempatan itu Dirut Bank Perniagaan Umum Pusat Denpasar, Ketut Tedun dalam sambutannya mengatakan, penyerahan kredit mini ini telah pula dilakukan ditempat-tempat lain seperti di Singaraja, Klungkung, Kediri, Marga dan kepada para pedagang di Tanah Lot Tabanan.

Mengenai persyaratan untuk memberikan bantuan kepada pengusaha-pengusaha adalah diusahakan dengan seringan-ringannya sesuai dgn kemampuannya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, Bank Perniagaan Umum yang perupakan Bank Swasta tertua di Bali dikatakannya satu-satunya Bank milik rakyat Bali dengan jumlah pemegang sahamnya 1.600 lebih yang mempunyai tugas sama dgn Bank-Bank umum lainnya.

Menurut I    Ketut Tedun, Bank yang dipimpinnya ini bertujuan untuk membantu pengusaha, terutama pengusaha     golongan ekonomi lemah/kecil yang baru tumbuh dan memerlukan permodalan disamping menghimpun danadana dari masyarakat.

Bank ini menurut dia telah mendapat kepercayaan dari Bank Indonesia untuk menyalurkan KIK/KMKP yang mula-mula bekerjasama    dengan Bank Negara Indonesia 1946.

Hingga Oktober 1980 ini jumlah    KIK yang telah    disalurkan se-banyak 247 juta untuk 60 orang, sedangkan dalam tahun    1978 disalurkan sebanyak 45 juta    untuk 12 orang dan tahun 1979 KIK

Diberikan kepada 33 orang sebanyak Rp.124 juta.

Disamping    menyalurkan KIK, juga menyalurkan KMKP yang dalam tahun 1978 sebanyak    Rp.55 juta untuk 23 orang, tahun 1979 Rp.145,5 juta untuk 55 orang dan dalam tahun 1980 sampai Oktober ini telah dapat menyalurkan KMKP sebanyak 269,25 juta

untuk 105 orang.

Pada kesempatan itu telah pula memberikan sambutan, Kepala Desa Pejaten, Made Tantri dengan tekanannya kepada masyarakat nasabah BPU yang telah     diberikan kredit tersebut dapat memanfaatkannya dengan sebaikbaiknya dan mempertanggung jawabkannya.

Ia mengatakan, masyarakat desa Pejaten tersebut dominan sebagai pengusaha genteng karena tidak ada yang memiliki tanah persawahan. Luas daerah Pejaten hanya 150 hektar yang semuanya itu merupakan bahan mentah untuk produksi genteng.

( Gede Pringgana ).


Bupati Tabanan, Sugianto Nampak menyerahkan Paket Kredit Mini dari bank perniagaan Umum Pusat Denpasar kepada ketua-ketua kelompok Pengrajin/pengusaha genteng desa Pejaten Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan ( atas ). Sedangkan gambar bawah : pihak BPU menyerahkan kredit tersebut langsung berupa uang kepada nasabahnya. ( Foto : Pr.)

 


Nampak sebagian masyarakat Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan sedang mendengarkan pidato-pidato para pejabat serangkaian dengan acara penyerahan Paket Kredit Mini di Balai Wantilan Desa Pejaten. Mereka serius, karena sesaat laginya akan menerima bantuan kredit berupa uang langsung.

( Foto : Pr. )

 

 

 

 

Satu Tanggapan

  1. […] BPU Serahkan Paket Kredit Mini Sebanyak Rp 28.765. 000,- […]

silahkan tinggalkan pesan anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: