• Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

    Bergabunglah dengan 8 pengikut lainnya

  • Kategori

  • Pos-pos Terbaru

Presiden Perhatikan Bahaya Pantai Kuta Yang Banyak Merenggut Nyawa

MINGGU, 18 JANUARI 1981

Pantai Kuta terkenal di segala penjuru dunia dengan daya tariknya sebagai obyek wisata. Pantai cukup cantik itu tempat berekreasi melepaskan lelah atau mengisi waktu liburan, terutama orang-orang yang berkulit putih datang dari dunia belahan Barat bergelimpangan sepanjang pantai itu menjemur diri dengan pakaian hanya celana kecil saja.

Bagi orang-orang Indonesia berkunjung ke pantai Kuta dengan sebutan turis domistik saja bertujuan menikmati ‘keindahan pantai semata-mata, tetapi juga menyaksikan bule-bule yang menjemur dirinya.

Baik turis asing maupun domistik, tertarik pula dengan alunan gelombang menggunung kemudian berteriak memecah di pantai, seakan-akan mengajak para pengunjung untuk bermain-main.

Panggilan gelombang itu betul-betul menggugah minat para pengunjung yang tadinya hanya termenung menatap kebolehan gerakannya.

Gelombag-gelombang itu memang membantu orang-orang yang bermain dengannya, terutama pesilancar menggunakan papan peluncur itu di dorong dengan cepat dan ditinggalkan kepinggir pantai untuk memecah ‘gulungannya sambil berteriak.

Penampilan gelombang-gelombang itu cukup menyenangkan pesilancardan penonton dari jauh sambil duduk. karena silih berganti datang satu persatu secara berturut-turut sehingga siapa yang tak tertarik dengannya.

Kadang-kadang, gelombang itu bukan saja menyenangkan pesilancar malahan berbuat menjengkelkan, karena ia juga membanting pesilancar dan menggulungnya sampai kelabakan, terutama bagi pesilancar yang baru belajar.

Menurut para ahli renang dan selam yang sering bergaul dengan gelombang di pantai Kuta mengatakan, bahwa sifat gelombang pantai Kuta itu lembut dan keras.

Ketika dalam bentuk gelombang bulatan menggung ia bisa membantu pesilancar, kemudian setelah ia memecah gulungan di pinggir menunjukkan sifat kerasnya dengan menyeret kembali kedalam, sehingga atas sifatnya keras itu sering membahayakan bukan saja setengah mati tetapi juga sampai kehilangan nyawa.

 

Penyelamat

 

Oleh karena Pantai Kuta sebagai salah satu obyek wisata yang cukup menguntungkan pemerintah daerah disamping ada rasa prikemanusiaan terhadap orang-orang yang kemungkinan dilanda bahaya, terbentuklah team penyelamat pantai Kuta.

Team penyelamat pantai tersebut bertujuan untuk berusaha membantu orang-orang yang mandi disekitar pantai tersebut, tentunya telah pula mempelajari keadaan gelombang pada pantai itu.

Atas pengetahuan team terhadap keadaan sifat-sifat gelombang disana, demi keselamatan orang yang mau mandi, maka dikeluarkan peraturan-peraturan ketat antara lain laranan-larangan untuk mandi pada waktu-waktu yang diperkirakan akan membahayakan dan lokasi-lokasi tertentu.

Bagi orang-orang yang rnembandel, melanggar peraturan-peraturan yang dipancangkan di pantai Kuta tersebut tidak bisa, menghindari bahaya merenggut nyawanya. Sedangkan bagi orang yang patuh dan taat kepada peraturan-peraturan akan selamat dan terhindar dari mara bahaya didaerah bersangkutan.

Namun, walaupun demikian banyak pula nyawa-nyawa direnggut bahaya baik turis domistik maupun turis asing yang tidak dapat dijangkau oleh team penyelamat pantai untuk mengawasi mereka.

Ketidak mampuan team mengawasi orang-orang yang mandi disana disamping karena bandelnya orang bersangkutan juga karena sarana dan tenaga penyelamat masih kurang sehingga kemampuan berada dibawah keadaan bahaya.

 

Bantuan Presiden

 

Pemerintah tidak membiarkan bahaya-bahaya yang ada di Pantai Kuta untuk meminta nyawa dalam jumlah yang terlalu banyak, sehingga Presiden memberikan bantuan kepada team penyelamat pantai berupa peralatan-peralatan untuk menanggulangi kemungkinan-kemungkinan serangan bahaya maut itu.

Bantuan presiden tersebut hernilai Rp 37 juta berupa alat-alat seperti :

2 buah trailer untuk Boat/Board terbuat dari bahan-bahan Pipa air dengan ukuran panjang 5,50 meter !char 2-,00 meter. Sebuah mesin Boat-Johnson Motor tempel 25 PK buatan USA dilengkapi dengan pelindung pada Propelernya Empat buah sepeda motor Trail Yamaha Onerwud, lima puluh ramhu-ramhu pantai, lima puluh selimut, sepuluh Tandu kayu, lima buah Pengeras suara merek Toaer 309, tiga set Penyelam sederhana, empat set Keker merk Zenith ukuran 10 x 50, dua buah menara tinggi tiga meter dari kayu dan dua buah set amplypayer.

Disamping itu Presiden juga memberikan bantuan berupa satu set Jeep Toyota Hartop tahun 1980 buatan Jepang dengan perlengkapan Sirene, Rotator, Emply merk Jaksen, Radio kaset merk Mitsubisi dengan memakai ban Radial, 25 buah Torpedo Bouys buatan Australia, delapan buah Surf Board Ski dan dayung buatan Australia, dua buah tangki Plastik untuk Boats, sepuluh buah air Fifa dari karet/meka, lima buah Reel untuk pertolongan buatan Australia dan dua buah set Two Way Radio.

Bantuan presiden tersebut disc rahkan melalui Gubernur Bali, Ida Bagus Mantra tanggal 12 Januari 1981 di Kerta Shaba Denpasar diterima pimpinan Penyelamat Pantai Kuta Wayan Beratha.

Gubernur pada kesempatan itu mengharapkan supaya peralatan bantuan Presiden itu dapat dimanfaatkan sebaik mungkin supaya berfungsi sesuai harapam dan dapat menanggulangi bahaya-bahaya yang merenggut nyawa di pantai Kuta. (Gede Pringgana)

 

 

 

 


Gubernur Bali, Ida Bagus Mantra (X) Nampak sedang menyerahkan bantuan Presiden berupa berupa alat-alat penanggulangan bahaya kepada Ketua Penyelamat Pantai Kuta Wayan Beratha (XX). (Foto : Pring).

 


Keadaan pantai kuta nampak terkikis ombak besar. ( Foto : Pring ).

Satu Tanggapan

  1. […] Presiden Perhatikan Bahaya Pantai Kuta Yang Banyak Merenggut Nyawa […]

silahkan tinggalkan pesan anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: